Archive for ‘Berita KRUS’

September 9, 2011

Ribuan Pengunjung Datangi KRUS Samarinda

Pengunjung Kebun Raya Umul Samarinda (KRUS) menggendong anaknya menyaksikan Beruang Madu saat liburan hari raya Idulfitri, Jumat (2/9/2011).

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Doan Pardede

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA  –

Ribuan pengunjung mendatangi Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda (KRUS), Kaltim, Minggu (4/9/2011).

Masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Samarinda bermaksud menghabiskan akhir pekan yang juga hari libur terakhir Lebaran.

Pengunjung didominasi anak-anak usia sekolah bersama orangtua dan juga kawula muda yang datang berkelompok bahkan berpasangan.

KRUS sendiri menawarkan berbagai fasilitas bagi pengunjungnya, seperti hiburan musik, arena bermain anak, sepeda dayung dan  kebun binatang.

Lokasi yang masih asri ini berjarak sekitar 15 km dari pusat Kota Samarinda dan dapat ditempuh sekitar 30 menit dengan sepeda motor.

Pengunjung akan dikenai tiket Rp 5.000 per orang dan tarif kendaraan berkisar dari Rp 2.000 hingga Rp 10.000.

Tentu saja pengunjung harus membayar lebih jika ingin menggunakan fasilitas yang ada di dalamya seperti arena bermain dan sepeda dayung.

KRUS juga menyediakan tempat melepaskan lapar dan dahaga di tepian danau buatan. Begitu juga penjual berbagai aksesoris berjejer di tepi danau. Diperkirakan jumlah pengunjung masih akan bertambah hingga sore hari menyusul hujan yang turun sudah reda.

September 9, 2011

Orangutan KRUS Punya Biodata Unik

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id – Keenam orangutan yang berada di kebun binatang Kebun Raya Unmul Samarinda ternyata mempunyai pengalaman unik selama hidupnya. Hal itu dituliskan pengelola di setiap dinding kandang tempatnya berada.

Sebut saja Anton, orangutan jantan ini diserahkan se orang warga Umbauan, Talang Sari pada tahun 2006. Saat diserahkan, Anton masih berusia 14 tahun.

Di antara semua orangutan yang berada di KRUS, Antonlah yang terbesar. Anton tercatat beberapa kali membuat rusak kamera dan telepon genggam pengunjung yang berada terlalu dekat dengan kandang.

Teman sekandang Anton, Debi merupakan orangutan betina tertua di KRUS.

Ia diserahkan oleh seorang warga Sambutan di tahun 2001. Debi pernah mengalami overdosis saat dikarantina karena berhasil menerobos ruang klinik KRUS lalu meminun berbagai obat-obatan yang ada disana. Waktu diserahkan, Debi berumur 11 tahun dan sangat menyukai daun katuk serta daun pepaya.

Di kandang terpisah masih ada empat orangutan muda, Oki, Antak, Nigel dan Hercules. Hercules, orangutan jantan yang lahir di tahun 2006 merupakan bos dalam kandang dari tiga orangutan lainnya. Ia terkenal agresif dan suka merebut makanan dari ketiga teman sekandangnya.

Meski ia paling besar dan kuat tetapi kemampuan berpikirnya paling rendah di antara teman-temannya. Hal itu terlihat dari kemampuan membuat kandang yang tidak dimilikinya seperti ketiga temannya. Ia juga orangutan yang takut ketinggian.

Kalau Nigel diperkirakan lahir tahun 2008, ia merupakan orangutan terpintar dalam membuat kandang dan mencari makanan ketika sekolah di hutan. Ia juga oOrangutan yang paling tinggi daya jelajahnya dibanding ketiga temannya oleh karena itu Negal butuh pengawasan khusus sehari-harinya.

Selain buah-buahan, ia sangat menyukai susu. Antak, lahir 3 tahun silam, masih muda tetapi sangat pandai memanjat pohon, tapi paling tinggi 5 meter. Antak sangat suka daun muda dan juga terampil membuat sarang dan pandai mencari makanan.

Dan terakhir Oki, orangutan yang lahir tahun 2007 ini pandai memanjat hingga ke puncak pohon tertinggi dan berani berayun-ayun. Ia adalah orangutan yang penurut. Jadi, pengawas tidak perlu susah membawanya kembali ke KRUS ketika sekolah hutan telah usai..

Penulis : Doan E Pardede

Editor : Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim

 

Tags:
September 9, 2011

Pria Transeksual Meriahkan KRUS

 

Kebun Raya Unmul Samarinda menghadirkan hiburan khusus selama liburan Idul Fitri 1432 H. KRUS menggelar acara musik yang juga disemarakkan dengan bazaar selama empat hari berturut-turut dimulai dari tanggal 1 September 2011. Acara musik berlangsung dari pagi hingga sore hari.

Selain memadati panggung acara musik, pengunjung KRUS pun berlalu-lalang menikmati fasilitas hiburan lain yang ada di KRUS baik itu Mini zoo, wahana bermain dan bazar.

KRUS mempersembahkan acara ini sebagai alternatif liburan yang lebih berkesan di kota Samarinda. Anak-anak, remaja, tua muda bergembira meskipun cuaca saat itu sedikit mendung.

Acara musik menampilkan band lokal Samarinda dan juga sebuah band istimewa yang personelnya terdiri dari pria transeksual.

September 9, 2011

Open House Kepala UPT KRUS

Ketua UPT Kebun Raya Unmul Samarinda, Syarif Effendi menggelar acara ‘Open House’ di kediamannya pada Hari Idul Fitri kedua, 1 September 2011.

Acara ini dilangsungkan untuk mempererat silaturahmi antar warga KRUS. Para pegawai KRUS beserta keluarga, termasuk pula mitra KRUS saling membaur menghangatkan suasana hari kemenangan itu. Dalam jamuan khas lebaran, keakraban pun tercipta penuh kekeluargaan.

August 20, 2011

Buka Bersama Keluarga Besar KRUS

287618_2140139994553_1577764557_2092393_393002_o

Dalam rangka menyambut kemeriahan Ramadhan, pada hari Kamis petang 18 Agustus 2011, keluarga besar Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) menggelar sebuah acara silaturahmi yang dibalut dengan nuansa berbuka puasa bersama.

Dihadiri oleh seluruh keluarga besar KRUS, dari pimpinan tertinggi, staff administrasi, animal keeper, hingga mitra yang juga berkepentingan di wahana flora dan fauna tersebut (COP). Keluarga masing-masing pegawai pun diajak ikut serta, sehingga musholla tampak ramai serta meriah.

Esensi dari acara pun tercapai, selain dapat menikmati hidangan berbuka yang lezat, setiap yang hadir pun dapat menikmati kebersamaan yang indah sembari beribadah.

June 5, 2011

Pengunjung Padati KRUS Samarinda

Sabtu, 04 Juni 2011 17:54 WITA | Ekonomi dan Pariwisata

Oleh: Amirullah

Samarinda (ANTARA News – Kaltim) – Pengunjung tidak saja dari  Samarinda namun dari beberapa daerah yang dekat dengan kota itu, Sabtu memadati salah satu obyek wisata alam di Kaltim, yakni Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) untuk mengisi libur akhir pekan ini.
Dilaporkan di Samarinda, Sabtu bahwa jumlah pengunjung diperkirakan naik 100 persen ketimbang hari-hari biasa, apalagi bertepatan dengan libur nasional Kenaikan Isa Almasih.      KRUS menjadi salah satu alternatif warga di daerah itu dalam mengisi libur panjang.
Terletak di bagian utara Kota Samarinda dan hanya dijangkau dengan waktu 20 menit dari pusat ibukota Provinsi Kaltim itu, KRUS yang memiliki luas 300 hektare, menjadi salah satu objek wisata di daerah itu yang paling diminati warga.
Warga yang berkunjung, menurut salah seorang petugas, bukan hanya dari Samarinda tetapi juga warga dari berbagai kota di Kaltim.
Pengelola KRUS  menawarkan kepada pengunjung berbagai wahana wisata, mulai taman bermain, miniatur hutan Kalimantan, miniatur kebun binatang, wisata air dan berbagai hiburan lainnya.
“Pengunjung KRUS umumnya berasal dari Kota Samarinda namun pada musim liburan apalagi libur panjang seperti saat ini banyak juga warga dari luar kota seperti dari Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Kutai Barat,” kata Kepala Pengelola KRUS, Syarif Effendi.
Wahana yang paling banyak dikunjungi warga pada musim liburan tersebut kata Syarif Effendi yani miniatur kebun binatang.
“Wahana yang paling banyak dikunjungi yakni miniatur kebun binatang. Di tempat ini terdapat 24 jenis satwa termasuk hewan yang dilindungi. Kami terus melakukan renovasi di kawasan kebun binatang termasuk membuat kandang-kandang khusus bagi beberapa jenis satwa yang dilindungi agar tidak terjadi kontak langsung dengan pengunjung serta membuat arena bermain bagi satwa itu agar tidak stres,” kata Syarif Efendi.
Wahana wisata air dan hutan juga menjadi incaran pengunjung KRUS, katanya.
“Jika hari libu biasa, jumlah pengunjung hanya berkisar 100 hingga 300 pengunjung dan pada Minggu jumlah pengunjung mencapai 1. 000 orang. Namun, sampai sore ini (Sabtu) jumlah pengunjung sudah mencapai 500 orang dan puncaknya diperkirakan berlangsung besok (MinggU) dengan jumlah pengunjung lebih 1. 000 bahkan bisa menapai 2. 000 orang,” ungkap Syarif Effendi.
Walaupun mengalami lonjakan pengunjung hingga lebih 100 persen namun pihak pengelola KRUS kata dia tidak menaikkan tarif.
“Tarif per orang tetap yakni Rp5. 000,” kata Syarif Effendi.
Salah satu upaya dalam memberikan hiburan alternatif bagi pengunjung KRUS dalam mengisi libur panjang lanjut Syarif Effendi yakni memberikan hiburan, baik pertunjukan musik maupun pementasan teater.
Selain sebagai arena rekreasi dan berfungsi sebagai sarana penellitian/pendidikan bagi mahasiswa dan masyarakat, Kebun Raya Unmul Samarinda juga sebagai Hutan Konservasi yang masih memiliki keanekaragaman hayati yang relatif alami, baik Flora maupun Fauna yang ada didalamnya.
“Pembangunan Kebun Raya Unmul Samarinda dimaksudkan untuk memelihara dan membina ‘vegetasi’ (Konservasi In-situ) serta memperbanyak keanekaragaman Flora dan Fauna serta koleksi jenis-jenis eksotik (Konservasi Eks-situ). Selain itu KRUS juga diperuntukan areal rekreasi alam (Ekotourisme) serta pengenalan alam bagi berbagai kalangan masyarakat,” ungkap Syarif Effendi.

http://kaltim.antaranews.com/berita/4004/pengunjung-padati-krus-samarinda

Tags: ,