Orangutan KRUS Punya Biodata Unik

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id – Keenam orangutan yang berada di kebun binatang Kebun Raya Unmul Samarinda ternyata mempunyai pengalaman unik selama hidupnya. Hal itu dituliskan pengelola di setiap dinding kandang tempatnya berada.

Sebut saja Anton, orangutan jantan ini diserahkan se orang warga Umbauan, Talang Sari pada tahun 2006. Saat diserahkan, Anton masih berusia 14 tahun.

Di antara semua orangutan yang berada di KRUS, Antonlah yang terbesar. Anton tercatat beberapa kali membuat rusak kamera dan telepon genggam pengunjung yang berada terlalu dekat dengan kandang.

Teman sekandang Anton, Debi merupakan orangutan betina tertua di KRUS.

Ia diserahkan oleh seorang warga Sambutan di tahun 2001. Debi pernah mengalami overdosis saat dikarantina karena berhasil menerobos ruang klinik KRUS lalu meminun berbagai obat-obatan yang ada disana. Waktu diserahkan, Debi berumur 11 tahun dan sangat menyukai daun katuk serta daun pepaya.

Di kandang terpisah masih ada empat orangutan muda, Oki, Antak, Nigel dan Hercules. Hercules, orangutan jantan yang lahir di tahun 2006 merupakan bos dalam kandang dari tiga orangutan lainnya. Ia terkenal agresif dan suka merebut makanan dari ketiga teman sekandangnya.

Meski ia paling besar dan kuat tetapi kemampuan berpikirnya paling rendah di antara teman-temannya. Hal itu terlihat dari kemampuan membuat kandang yang tidak dimilikinya seperti ketiga temannya. Ia juga orangutan yang takut ketinggian.

Kalau Nigel diperkirakan lahir tahun 2008, ia merupakan orangutan terpintar dalam membuat kandang dan mencari makanan ketika sekolah di hutan. Ia juga oOrangutan yang paling tinggi daya jelajahnya dibanding ketiga temannya oleh karena itu Negal butuh pengawasan khusus sehari-harinya.

Selain buah-buahan, ia sangat menyukai susu. Antak, lahir 3 tahun silam, masih muda tetapi sangat pandai memanjat pohon, tapi paling tinggi 5 meter. Antak sangat suka daun muda dan juga terampil membuat sarang dan pandai mencari makanan.

Dan terakhir Oki, orangutan yang lahir tahun 2007 ini pandai memanjat hingga ke puncak pohon tertinggi dan berani berayun-ayun. Ia adalah orangutan yang penurut. Jadi, pengawas tidak perlu susah membawanya kembali ke KRUS ketika sekolah hutan telah usai..

Penulis : Doan E Pardede

Editor : Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim

 

Advertisements
Tags:

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: