Deni Ariansyah

Pada tahun 2004, salah seorang pengelola KRUS menawari pekerjaan pria kelahiran Palu 30 tahun silam ini sebagai perawat kuda. Tanpa pikir panjang ia ambil kesempatan itu, “Dari pada nganggur” ujarnya. Dan kini, selain sebagai perawat kuda, ia juga aktif mengurusi orangutan dari mulai feeding sampai forest school.

Advertisements

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: